Nama : Zia Zaidah
NPM : 1C514673
Kelas : 4PA11
Tahap ini berupa
pemasukan data mentah ke dalam sistem komputer melalui input device. Alat-alat
ini yang digunakan untuk memasukan data yang hendak diolah. Seperti hal nya
keyboard, difungsikan untuk memasukan huruf, angka, maupun simbol-simbol
lainnya ke dalam komuter yang selanjutnya akan diproses.
NPM : 1C514673
Kelas : 4PA11
A.
Arsitektur Komputer
Arsitektur komputer (dalam Wikipedia, 2017) adalah
konsep perencanaan dan struktur pengoperasian dasar dari suatu sistem komputer.
Arsitektur komputer juga dapat didefinisikan dan dikategorisasikan sebagai ilmu
dan sekaligus seni mengenai cara interkoneksi kompenen-komponen perangkat keras
untuk dapat menciptakan sebuah komputer yang memenuhi kebutuhan fungsional,
kinerja dan target biayanya.
Menurut Kowi (2016) kebanyakan komputer saat ini masih
menggunakan arsitektur komputer yang diusulkan oleh John Von Neumann pada tahun
1940-an, yakni arsitektur Von Neumann. Arsitektur Von Neumann menggambarkan komputer
dengan empat bagian utama, yakni, Unit Aritmatika dan Logika (ALU), Unit
Kontrol, Penyimpanan atau Memori, dan Alat Masukan dan Alat Keluaran atau
Hasil. Keterhubungan setiap bagian komputer adalah melalui Berkas Kawat (Bus).
Adapun tahapan-tahapan kerja komputer secara sederhana
adalah sebagai berikut :
1.
Pemasukan (input)
Tahap ini berupa
pemasukan data mentah ke dalam sistem komputer melalui input device. Alat-alat
ini yang digunakan untuk memasukan data yang hendak diolah. Seperti hal nya
keyboard, difungsikan untuk memasukan huruf, angka, maupun simbol-simbol
lainnya ke dalam komuter yang selanjutnya akan diproses.
2.
Pemrosesan (process)
Data
yang telah dimasukan melalui peralatan input
tadi akan diproses. Tahap proses ini dilakukan oleh processing device yaitu pada Contro
Processing Unit (CPU). Yang mana CPU ini dapat melakukan fungsi perhitungan
dan logika untuk perbandingan (ALU) dan juga mengontrol (CU). Pada tahap ini,
data yang masih mentah kemudian di proses sehingga data tersebut siap dicetak
menjadi informasi yang bermanfaat.
3.
Pengeluaran (output)
Data
yang sudah di input, kemudian
diproses oleh CPU dan akan bisa dicetak apabila sudah siap. Pencetakan ini bisa
berupa hardcopy dan juga softcopy.
Hardcopy berarti
menggunakan media fisik seperti kertas, softcopy
berarti menampilkan gambar visual melalui monitor maupun projector, juga suara melalui speaker. Yang
termasuk dalam alat output disini
adalah monitor, projector, printer,
speaker, dll.
4.
Penyimpanan (storage)
Tahap ini
merupakan proses perekaman hasil pengolahan ke alat penyimpanan (storage device) dan dapat dipergunakan
kembali sebagai input untuk proses
selanjutnya. Jadi, data mentah yang telah diproses tadi dapat disimpan pada
media penyimpanan agar nantinya bisa digunakan kembali sewaktu-waktu.
B.
Sistem Kognisi Manusia
Gagne (dalam Basuki, 2008) mendefinisikan kognitif adalah
proses yang terjadi secara internal di dalam pusat susunan syaraf pada waktu
manusia sedang berpikir. Kemampuan kognitif ini berkembang secara bertahap,
sejalan dengan perkembangan fisik dan syaraf-syaraf yang berada di pusat
susunan syaraf.
Struktur kognisi manusia dapat dijelaskan dengan
pendekatan perkembangan kognitif, pendekatan ini di dasarkan pada asumsi atau
keyakinan bahwa kemampuan kognitif merupakan sesuatu yang fundamental dan yang
membimbing tingkah laku. Pengetahuan tersebut terstruktur dalam berbagai
aspeknya dan dapat dilihat dari berbagai model, salah satu model disini adalah
Model Pemprosesan Informasi.
Kognitif manusia sebagai suatu system yang terdiri
atas tiga komponen :
1.
Input : yaitu proses informasi dari
lingkungan atau stimulasi yang masuk kedalam reseptor-reseptor panca indra
dalam betuk penglihatan, suara, dan rasa
2.
Process : yaitu pekerjaan otak untuk
mentransformasikan informasi atau stimulus dalam cara yang beragam
3.
Output : yang berbentuk tingkah laku, seperti
bicara,menulis, interaksi sosial, dan sebagainya.
C.
Kaitan antara Arsitektur Komputer dan Sistem Kognisi
Manusia
Komputer memiliki skema yang jelas dan masing-masing memiliki
tugas dan fungsinya. Sama seperti halnya komputer,
manusia juga memiliki skema yang jelas dengan tugas dan fungsinya yang berguna
satu sama lain.
Dari skema tersebut dapat diketahui bahwa komputer dapat beroperasi dengan baik
jika memiliki arsitektur yang lengkap sama seperti manusia. Manusia memiliki
akal sebagai kelebihan dan manusia yang menciptakan komputer-komputer canggih
untuk membantu aktivitas manusia sehari-hari. Jadi semua akan berjalan dengan
baik jika sesuai dengan struktur, tugas dan fungsinya. Menurut Agushinta (2007)
ilmu kognitif sendiri yang memberikan dasar pengetahuan mengenai persepsi user,
kognitif, kemampuan memecahkan masalah.
Dikatakan bahwa
kognisi manusia mencakup bagaimana manusia menyimpan informasi, ini sama
dengan memory, CD-ROM drive, USB flash
drive, flash card, atau floppy disk komputer (walau ingatan manusia lebih
banyak dari pada memory-memory komputer). Kemudian untuk menyimpan atau mengambil
informasi kita bisa menggunakan software khusus
.
Komputer
juga bisa mentranformasi, yaitu memperbaharui informasi. Contohnya kita dapat
mengedit data sesuai perkembangan, atau antivirus yang selalu minta di appgret
kembali. Semua komponen tersebut berada dalam satu naungan disebut CPU (Central processing Unit),yang berperan
untuk memproses perintah yang diberikan oleh pengguna komputer, mengelolanya
bersama data-data yang ada di komputer. CPU diumpamakan sebagai otak dari
komputer.
D.
Kelebihan dan Kelemahan
referensi:
Agushinta, D dan
Primashanti, I. A. Y. (2007). Interaksi Manusia
Dan Komputer. Depok: Universitas Gunadarma.
Basuki, A. M. H.
(2008). Psikologi Umum. Depok:
Universitas Gunadarma.
https://id.wikipedia.org/wiki/Arsitektur_komputer
diakses pada tanggal 7 oktober 2017
Kowi, E, M.
(2016). Dasar Pemograman Pascal (Catatan
Kuliah 1). GUEPEDIA.



Komentar
Posting Komentar