REKRUITMEN

Nama : Zia Zaidah
NPM  : 1C514673
KELEBIHAN DAN KELEMAHAN REKRUITMEN

Rekruitmen adalah proses mencari, menemukan, mengajak dan menetapkan sejumlah orang dari dalam maupun luar perusahaan sebagai calon tenaga kerja dengan karakteristik tertentu seperti yang telah ditetapkan dalam perencanaan sumber daya manusia.
1.      Rekruitmen internal
Sumber-sumber internal meliputi karyawan yang ada dalam perusahaan yang dapat dicalonkan untuk dipromosikan, dipindahtugaskan atau dirotasi tugasnya, serta mantan karyawan yang bisa dikaryakan dipanggil kembali.

            Kelebihan        :
a.       Kestabilan karyawan semakin membaik
b.      Biaya rekruitmen dan pelatihan lebih rendah
c.       Meningkatkan moral dan motivasi karyawan
d.      Perilaku dan loyalitas karyawan semakin besar terhadap perusahaan

Kelemahan      :
a.       Timbulnya konflik politik promosi posisi
b.      Karakter yang tidak baik tetap terbawa
c.       Menghambat berkembangnya ide-ide baru
d.      Menimbulkan masalah semangat kerja bagi yang tidak dipromosikan

2.      Rekruitmen Eksternal
Proses mendapatkan tenaga kerja dari pasar tenaga kerja di luar organisasi atau perusahaan, yang iklan lowongannya dapat diakses melalui media masa pada umumnya.

            Kelebihan        :
a. Kesalahan dalam pengisian jabatan dihindari karena adanya peluang besar untuk memperoleh calon potensial
b.      Kualifikasi tenaga kerja dapat lebih terjamin
c.       Adanya gagasan, ide dan nuansa yang baru dalam perusahaan
d.      Meningkatkan pengetahuan dan keahlian yang tidak tersedia dalam perusahaan

Kelemahan      :
a.       Periode penyusunan yang lumayan memakan waktu
b.      Membutuhkan biaya yang cukup tinggi
c.       Penyesuaian atau orientasi memerlukan waktu yang lama
d.  Kemungkinan membawa perilaku lama yang kurang baik yang tidak sesuai dengan perusahaan


Alat Test yang sering digunakan untuk seleksi
1.      Wartegg Tes
Salah satu alat test untuk melihat kepribadian seseorang, untuk mengetahui emosi, imajinasi, intelektual, dan aktifitas subjek. Test ini terdiri dari selembar kertas, dan terdapat delapan kotak yang berisi stimulus berbeda-beda disetiap kotak. Testee diminta untuk menggambar melengkapi setiap stimulus, yang dlihat dari alat test ini bukannlah seberapa bagus gambar yang dihasilkan melainkan kepribadian testee tersebut.
Dari cara testee menggambar juga akan terlihat kecenderungan individu yang keras kepala, tidak teroganisir, dll.
2.      Tes Kraepelin dan Pauli
Tes Kraepelin dan Pauli atau yang sering disebut “hitungan koran” adalah test kemampuan dasar menghitung cepat. Tes ini terdiri dari gugusan angka-angka 1 sampai 9 yang tersusun secara menurun atau dari atas ke bawah dalam bentuk lajur, untuk tes Pauli penjumlahan angka dilakukan dari atas ke bawah, sedangkan tes Kraepelin dari bawah ke atas. Pada saat tes testee harus menjumlahkan dua angka yang berdekatan di setiap lajur dalam waktu tertentu. Adapaun cara mengerjakannya adalah dengan menjumlahkan dua buah bilangan, kemudian hasilnya dituliskan disela-sela kedua bilangan yang dijumlahkan.
Elemen yang diukur dalam tes ini adalah konsentrasi, produktivitas kerja, sikap terhadap tekanan, daya tahan kerja, pengendalian diri, keuletan kerja, sikap kerja, serta ketelitian sekaligus kecepatan dalam mengerjakan sesuatu.
3.      Tes Army Alpha
Didalam tes ini testee tidak diminta untuk menggambar, tetapi hanya diminta untuk menjawab sejumlah pertanyaan, sehingga psikotes ini tergolong kedalam “Psikotes Kuesioner”. Tes ini bertujuan untuk mengukur tingkat kecerdasan, ketelitian, dan konsenstrasi seseorang.
Bentuk tes ini adalah pilihan berganda (multiple choice), namun tidak sedikit para peserta yang tidak mampu menyelesaikan secara tuntas dalam pengisian psikotes ini.
4.      Tes IST
Termasuk golongan tes intelegensi, bertujuan untuk mengukur intelegensi testee agar mudah memetakan pekerjaan. Tes ini terdiri dari 9 sub tes, hal yang diukur dari tes ini terdiri dari kemampuan bahasa, kemampuan verbal, kemampuan matematika, kemampuan menyusun bentuk dan ruang, dan ketepatan memori.
Sub tes 1   : tes pengetahuan umum
Sub tes 2   : tes kesamaan kata
Sub tes 3   : tes hubungan kata
Sub tes 4   : tes pengertian kata
Sub tes 5   : tes aritmatika
Sub tes 6   : tes deret angka
Sub tes 7   : tes potongan gambar
Sub tes 8   : tes kemampuan ruang
Sub tes 9   : tes menghafal cepat
5.      Tes ADKUDAG
Tes Administrasi Keuangan dan Perdagangan merupakan baterai tes bakat yang dibuat khusus secara local, untuk mengukur kemampuan di bidang administrasi, keuangan dan perdaganga. Tes ADKUDAG terdiri dari dari 5 sub tes dengan masing-masing waktu yang terbatas.
-          Adkudag 1     
Terdiri dari 150 pasang pertanyaan, dan mencari mana dari 150 pasang kata ini yang memiliki persamaan atau perbedaan. Untuk mengukur kemampuan bahasa, kemampuan mengambil keputusan, berpikir fleksibel, ketelitian, daya tahan, dan kemampuan menyesuaikan diri.
-          Adkudag 2     
Terdiri dari 50 soal hitungan sederhana, ada soal penambahan, pengurangan, perkalian, dan pembagian. Untuk mengukur kemampuan komputasi, konsentrasi, ketelitian dan daya tahan.
-          Adkudag 3
Terdiri dari 25 soal aritmatika, terdapat soal hitungan ada dalam kehidupan sehari-hari. Untuk mengukur kemampuan aritmatika, konsentrasi, ketelitian, analisa sintesa.
-          Adkudag 4
Terdiri dari 40 soal klasifikasi, untuk mengukur kemampuan administraive, judgement, logika berpikir.
-          Adkudag 5
Terdiri dari 40 soal pengetahuan umum, untuk mengukur keluasan wawasan.

Komentar