Nama : Zia Zaidah
NPM : 1C514673
1.
Masalah Keragaman Budaya dan Sikap
Kasus
Merdeka.com -
Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Semarang menjatuhkan hukuman 3,5 tahun penjara
terhadap Triasih Wahyu Sari, seorang bidan yang bertugas sebagai verifikator
program Jaminan Persalinan Bidan Praktik Mandiri di Kabupaten Blora, Jawa
Tengah. Triasih terbukti menyalahgunakan kesempatan ketika menjadi verifikator
program Jampersal sehingga menguntungkan dirinya sendiri.
Seperti dilansir
Antara, dalam sidang di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Semarang, Selasa
(8/9), Hakim Ketua Suprapti juga menjatuhkan hukuman denda sebesar Rp 100 juta
yang jika tidak dibayar maka akan diganti dengan hukuman kurungan selama dua
bulan.
Hakim juga
mewajibkan terdakwa membayar uang pengganti kerugian negara yang besarnya Rp
695,5 juta. "Menyatakan terdakwa terbukti bersalah melanggar pasal 18
Undang-undang Nomor 31 tahun 1999 yang telah diubah dan ditambahkan dengan
Undang-undang Nomor 20 tahun 2001 tentang pemberantasan tindak pidana
korupsi," katanya Suprapto, Selasa (8/9).
"Pada tahun
2013, Dinas Kesehatan Kabupaten Blora menerima kucuran dana untuk program
Jampersal yang besarnya mencapai Rp 4,1 miliar. Dari dana tersebut, sekitar Rp
1,7 miliar dana dicairkan berdasarkan hasil verifikasi yang dilakukan
terdakwa," tuturnya.
Sementara itu, terdakwa Triasih mengaku dana yang
digelapkannya tersebut digunakan untuk memenuhi kebutuhan pribadinya. Atas
putusan hakim tersebut, terdakwa Triasih menyatakan menerima hukuman yang
dijatuhkan kepada dirinya.
Analisis
Sikap individu dalam organisasi sangat berpengaruh
dimana tempatnya bekerja, dari kasus korupsi tersebeut, Triasih adalah sosok
yang mementingkan kepentingan dirinya sendiri dan dapat mencoreng nama
organisasinya. Kepercayaan yang telah diberikan kepada Triasih disalah gunakan,
seharusnya ia dapat mementingkan tujuan organisasi dibandingkan dengan tujuan
pribadi. Triasih mengambil sebagian dana Dinas Kesehatan Kabupaten Blor unutk
program Jampersal pada tahun 2013 lalu. Dari dalam organisasi sendiri perlu
adanya peningkatan pengawasan, evaluasi berkala dan bimbingan agar tidak
terjadi kecurangan dan adanya sanksi yang tegas.
Solusi
Seharusnya pribadi yang baik akan mementingkan kepentingan
kelompok agar tidak mencoreng nama baik kelompok/organisasi karena kepentingan
pribadi. dan dalam suatu organisasi ini perlulah yang namanya pengawasan yang
ketat sehingga tidak terjadi hal yang tidak diinginkan.
2.
Masalah Pemerintah
Kasus
Detik.Com Jakarta
- Donald Trump baru saja memenangi pemilihan presiden di Amerika Serikat pada 9
November 2016 lalu. Dalam kampanye-kampanyenya, Trump menunjukkan indikasi
tidak begitu perhatian terhadap isu-isu perubahan iklim (climate change). Ada
perkiraan, Trump akan menggenjot produksi minyak dan gas serpih (oil and shale
gas) tanpa mempertimbangkan stabilitas lingkungan, sehingga harga minyak dunia
sulit naik.
Pada Jumat
(11/11/2016) lalu, harga minyak jenis West Texas Intermediate (WTI) untuk
kontrak Desember 2016, turun 0,49% menjadi US$ 44,44 per barel. Harga jenis
Brent juga menurun 0,37% menjadi US$ 45,67 per barel. Tetapi itu semua masih
prediksi-prediksi dari retorika kampanye Trump saja. Orientasi kebijakan negara
di bawah Trump masih disusun oleh tim transisi pemerintahannya.
"Dampak saat ini hanya dari sisi psikologis
yang masih berubah-ubah. Kondisi pasar masih over supply," ucapnya. Harga
minyak, sambungnya, akan menguat jika permintaan meningkat atau pasokannya yang
turun. Kenaikan permintaan sangat bergantung pada pertumbuhan ekonomi global. Sedangkan
turunnya pasokan bisa terjadi jika negara-negara anggota OPEC dan
produsen-produsen minyak non-OPEC seperti Rusia setuju mengurangi produksi.
Analisis
Akan adanya
dampak pemanasan global yang akan terjadi sehingga membuat harga minyak
melambung tinggi, namun ini semua masih prediksi-prediksi dari hasil kampanye
Trump. Perubahan harga minyak setelah Trump terpilih diduga hanya sebuah efek
psikologis saja dalam jangka waktu yang pendek, harga minyak akan melangit jika
permintaan meningkat atau pasokannya menipi, kenaian permintaan inilah yang
akan sangat bergantung pada perekonomian global.
Solusi
Semua tergantung
orientasi kebijakan negara dibawah Trump yang masih disusun oleh tim transmisi
pemerintahannya, untuk saat ini kondisi pasar masih over supply, hasil sidang OPEC tanggal 30 November 2017 akan menentukan
kelanjutan perminyakan dunia.
Komentar
Posting Komentar